Product Skills

Tujuan:

  • Memahami produk secara menyeluruh
  • Menyampaikan nilai produk (value proposition) dengan tepat
  • Menyesuaikan produk dengan kebutuhan customer
  • Mengurangi kesalahan penjualan
  • Mendukung positioning brand Ashera Pompa
  • Menjadi dasar kolaborasi dengan antar tim

Pompa adalah perangkat mekanik yang berfungsi untuk memindahkan fluida (air, cairan limbah, atau bahan kimia ringan) dari satu titik ke titik lain dengan bantuan tekanan atau hisapan (suction). Dalam aplikasi industri, pertanian, rumah tangga, hingga perikanan, pompa menjadi komponen vital karena menentukan kelancaran distribusi air, efisiensi operasional, serta kestabilan sistem. Produk pompa dari Ashera Pompa dirancang dengan fokus pada daya tahan tinggi, efisiensi energi, dan kemudahan perawatan, sehingga cocok untuk penggunaan harian maupun beban kerja berat.

Kategori Pompa

Pompa ini  bekerja dengan prinsip gaya sentrifugal, yang dihasilkan oleh putaran impeller, fluida (cairan) masuk ke impeller melalui lubang hisap (suction) dan di dorong keluar melalui lubang discharge sehingga menghasilkan head (tekanan) dan flow rate (debit).

Aplikasi pompa sentrifugal:
1. Industri Air Bersih & Air Minum
2. Pengolahan Air & Limbah
3. Irigasi & Pertanian
4. Industri Kimia, Petrokimia, Minyak & Gas
5. Pembangkit Listrik
6. Bangunan & infrastruktur (Sistem HVAC, Pemadam kebakaran, drainase)

Jenis fluida yang dapat dialirkan:
1. Air bersih
2. Air laut
3. Air panas
4. Cairan kimia non-viskos
5. Cairan industri ringan

Pompa submersible adalah pompa yang dirancang untuk bekerja sepenuhnya terendam di dalam air. Pompa ini menggabungkan motor dan tubuh pompa dalam satu unit yang kedap air sehingga dapat beroperasi di bawah permukaan air tanpa risiko kerusakan pada mesin.

Pompa ini bekerja menggunakan prinsip dimana impeller berputar mengubah energi kinetik menjadi energi potensial untuk mendorong air ke atas. Berbeda dengan pompa jet yang menyedot air, pompa submersible mendorong air keluar dari posisi terendam.

Aplikasi pompa submersible:
1. Air Bersih untuk rumah tangga & bangunan komersial
2. Irigasi & Pertanian
3. Industri & Pabrik
4. Drenase & Pengendalian Banjir
5. Akuakultur (Kolam Ikan & Tambak)
6. Konstruksi & Proyek
7. Pengolahan Limbah
8. PDAM
9. Kolam Renang & Fasilitas Rekreasi

Pompa self-priming adalah jenis pompa sentrifugal yang mampu memulai proses priming secara otomatis tanpa pengisian manual pada saluran isap tiap akan digunakan. Pompa ini memerlukan pengisian cairan awal ke tangki priming di badan pompa untuk menciptakan segel vakum, kemudian impeller menciptakan turbulensi dan pusaran yang membuang udara ke saluran pembuangan khusus hingga sistem terisi penuh cairan. Desain ini membuatnya ideal untuk aplikasi di mana sumber cairan berada di bawah level pompa atau pipa isap panjang.

Aplikasi pompa self-priming:
1. Industri & Pertanian
2. Konstruksi & Infrastruktur
3. Transportasi & Marine
4. Komersial & Perumahan
5. Booster pump dalam sistem pressure tank
6. Sistem Sanitasi & Limbah

Pompa vertical turbine adalah jenis pompa sentrifugal dengan poros vertikal yang terendam di sumur atau reservoir dalam, menggunakan serangkaian impeller multistage dalam bowl assembly untuk mengangkat air dari kedalaman hingga ratusan meter dengan head tinggi dan debit stabil.

Pompa ini terdiri dari suction bell di bawah, bowl dengan impeller dan diffuser untuk konversi energi kinetik menjadi tekanan, pipa kolom vertikal, serta motor di permukaan yang menggerakkan poros melalui bearing pendukung.

Aplikasi pompa vertical turbine:
1. Irigasi & Pengairan Pertanian
2. Industri & Utilitas Pabrik (cooling water system, intake air baku pabrik)
3. Air Bersih & PDAM (deep well/sumur dalam, intake air baku ke WTP)
4. Drainase, Banjir & Tambang
5. Kelautan & Intake Air Laut untuk desalinasi

Pompa vertical axial adalah jenis pompa sentrifugal dengan poros vertikal dan impeller berbentuk baling-baling yang mendorong fluida secara aksial sejajar sumbu pompa, menghasilkan debit tinggi (hingga 200.000 m³/jam) pada head rendah (1-30 m).

Desain ini memastikan aliran linear dengan gesekan minimal, tanpa perubahan radial signifikan pada partikel fluida, sehingga efisien untuk volume besar.

Aplikasi pompa vertical turbine:
1. Irigasi & Pengairan Skala Besar
2. Pengendalian Banjir & Drainase Kota
3. Industri & Utility Skala Besar (Cooling water circulation, intake air laut/sungai, PLTU, PLTA, pabrik kimia & petrokimia)
4. Perikanan & Tambak (Aquaculture)

Komponen Utama

  • Impeller (open, semi-open, closed)
  • Casing
  • Shaft & bearing
  • Mechanical seal / packing gland
  • Suction & discharge nozzle
  • Motor driver (electric motor, diesel engine)

Kegunaan & Aplikasi

Dalam praktiknya, pompa memiliki banyak aplikasi. Untuk rumah tangga, pompa digunakan mengisi toren dan meningkatkan tekanan air kamar mandi. Pada pertanian, pompa membantu irigasi sawah atau kebun agar suplai air merata. Di tambak ikan atau udang, pompa menjaga sirkulasi air dan kualitas oksigen agar biota tetap sehat. Sementara di proyek konstruksi, pompa dipakai untuk dewatering atau pembuangan air lumpur.

Menjelaskan aplikasi secara spesifik membantu customer membayangkan langsung manfaat produk bagi operasional mereka.

Spesifikasi Teknis yang Perlu Dipahami Sales

Agar tim sales lebih kredibel, beberapa parameter teknis yang wajib dikuasai:

     Daya motor (Watt/HP)menentukan kekuatan kerja pompa
     Flow rate / kapasitas debit (L/min atau m³/jam) jumlah air yang dipindahkan
     Head/tekanan maksimum (meter) tinggi dorongan air
     Kedalaman hisap (suction depth)batas maksimal pengambilan air
     Tegangan listrik (220V/380V)kesesuaian instalasi
     Ukuran inlet–outlet (inch)kecocokan pipa
     Material body & impellerdaya tahan dan umur pakai

Semakin tepat sales mencocokkan spesifikasi dengan kebutuhan lapangan, semakin kecil risiko komplain dan semakin tinggi tingkat closing.

Mengenal

POMPA SISTEM PLTS

Sistem pompa PLTS menggunakan panel surya yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik, dan kemudian menggerakkan pompa air. Sistem ini dapat digunakan untuk irigasi (pengairan), mengairi ternak & menyediakan air minum.

Alur kerja pompa PLTS

Cara Kerjanya:

  1. Pengubahan  Energi Surya: Panel surya mengubah sinar matahari menjadi listrik arus searah (DC).
  2. Menyalakan Pompa: Listrik DC ini dialirkan ke Pump Controller.  Kontroler ini bertugas mengatur aliran listrik ke pompa agar pompa bekerja dengan efisiensi dan terlindungi dari perubahan tegangan yang mendadak.
  3. Perpindahan Air: Pompa bekerja dalam air (terendam) kemudian memindahkan air dari sumber seperti sumur, kolam, atau sungai ke tempat tujuan seperti tangki, sistem irigasi tetes, atau air mancur.